Hari Pertama Masuk Sekolah Usai Idul Fitri 1443 H, SMA Negeri 4 Praya Isi dengan Halal bil halal Guru dan Siswa

SMA Negeri 4 Praya – Lebaran Idul Fitri 1443 H memang telah berlalu, namun suasana maaf-maafan masih sangat kental terasa di bulan Syawal ini. Selain itu, masyarakat khususnya para guru juga mulai mempersiapkan rutinitasnya kembali mengajar dan para siswa kembali belajar di sekolah.

Saat kembali ke rutinitas pada hari pertama di sekolah, biasanya tidak langsung benar-benar aktif belajar atau mengajar di kelas, melainkan adanya kegiatan halal bilhalal antara guru dan siswa.

Salah satunya dilaksanakan di SMA Negeri 4 Praya. Pada hari pertama masuk sekolah, setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1443 H diisi dengan kegiatan halal bihalal Guru dan Siswa, Senin (9/5/2022).

Sebelumnya Rekan Guru, TU dan Kepala Sekolah telah melakukan halal bihalal di kediaman Kepala Sekolah (Lalu Muhamad Izam), Dusun Hujan Rintis Desa Mertak Tombok, Jum’at (6/5/2022).

Suasana sumringah terlihat dari siswa-siswi kelas X dan XI yang sebentar lagi akan menempuh Kenaikan kelas. Kegembiraan bercampur sedih terlihat dari siswa-siswi kelas XII yang sebelumnya sudah menerima pengumuman kelulusan pada Kamis, (5/5/2022) minggu lalu. Mereka bersalaman dengan semua guru dan karyawan sekolah. Tidak sedikit dari mereka yang meneteskan air mata saat kegiatan salam-salaman tersebut.

Kepala Sekolah, Lalu Muhamad Izam memberikan sambutan acara halal bil halal siswa dan guru. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa halal bil halal menjadi momen terbaik untuk saling memaafkan secara lahir dan batin.

“Ini adalah momen penting bagi semua untuk saling memaafkan secara lahir dan batin terutama kepada bapak ibu guru di sekolah” Ujarnya

Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian tausiah singkat mengenai makna halal bihalal oleh wakasek humas, Muazzinin. Dalam tausiah nya, ia menjelaskan halal bihalal jika dilihat dari sisi silaturahim dapat memperluas rezeki dan memperpanjang umur. Dalam sebuah hadits Nabi SAW bersabda, “Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah bersilaturahim.”

Kegiatan ini merupakan tradisi tahunan yang tentu saja harus dilestarikan. Ini adalah refleksi ajaran Islam yang menekankan sikap kasih sayang, persatuan, dan toleransi antar sesama. (dMath)

Leave a Reply

Your email address will not be published.